Kharisma Adam's blog

Pharyngitis

Sudah empat hari saya mengalami sakit tenggorokan. Agak sakit ketika menelan, dan kalau posisi kepala di bawah (misalnya ketika sujud). Kadang merasa demam tapi tidak terlalu tinggi suhunya, mungkin sekitar 38 derajat Celcius. Badan saya benar-benar merasa tidak nyaman.

http://www.irtces.com/sore-throat.htm

Pharyngitis

Saya berdiskusi dengan istri saya. Dia bilang, agaknya ini pharyngitis. Lalu dia menjelaskan kepada saya apa yang dia ketahui tentang pharyngitis. Pharyngitis adalah inflamasi (peradangan) pada tenggorokan (faring). Umumnya disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Kasus yang paling umum terjadi disebabkan oleh infeksi virus, misalnya virus flu. Sedangkan kasus yang umum lainnya dapat terjadi akibat bakteri (Strepcococcus). Beberapa gejala pharyngitis antara lain nyeri pada tenggorokan (dan rasa nyeri ini memburuk ketika menelan atau berbicara), sulit menelan, tenggorokan kering, pembengkakan kelenjar di sekitar leher, atau tonsil (amandel) membesar.  Gejala lain yang dapat terjadi seperti demam, batuk, bersin, hidung tersumbat, badan terasa sakit, maupun sakit kepala.

Istri saya bilang, “kita observasi saja 3-4 hari, kalau memburuk, kita pergi ke dokter. Saya curiga ini virus.”

Tiga atau empat hari itu akan jadi seperti apa? Sementara tenggorokan sakit begini, bahkan untuk menoleh pun sakit sekali. Sedangkan istri saya sepertinya enggan memberi saya obat. Alasannya karena ini virus (katanya), dan virus tidak akan mati dengan antibiotik. Hal yang bisa dilakukan adalah meningkatkan sistem imun tubuh saya dan membiarkan imun bertarung melawan virus. Saya bertanya, apakah tidak ada obat untuk mengurangi radangnya. Istri saya menjawab ada, tapi obat anti radang ini justru berakibat menurunkan imun tubuh. Jadi, dia tetap tidak mau memberi saya obat. Yang bisa kami lakukan adalah mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh, makan makanan yang banyak  mengandung protein (termasuk susu), dan istirahat. Obat penghilang nyeri kadang diperlukan untuk mengurangi nyeri. jadi prinsipnya, meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi gejala.

Dan alhamdulillah, setelah hari keempat, nyeri tenggorokan saya sudah berkurang, dan berganti dengan flu -_-

Sumber :

mayoclinic

Observasi selama 4 hari

 

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: