Kharisma Adam's blog

Maximum Power Point Tracking (MPPT) pada Photovoltaic

Maximum Power Point Tracking (MPPT) merupakan metode untuk mendapatkan daya maksimum pada suatu sumber daya. Pada photovoltaic (PV), MPPT bekerja dengan mencari atau menentukan daerah kerja daya maksimum. Posisi daya maksimum dapat ditentukan dengan pengumpulan data dan kemudian dibuat lookup tabel sebagai acuan kerja PV. Posisi daya maksimum juga dapat diraih dengan melakukan tracking posisi daya maksimum. Metode ini biasa disebut perturb and obrserve (PnO).

Seperti yang telah ditulis sebelumnya, PV mempunyai karakteristik daya yang unik. sehingga diperlukan sistem kontrol yang dapat menjaga daya yang dihasilkan maksimum. Gambar 1 menunjukkan variasi daya yang timbul ketika tegangan kerja PV dirubah. Dari gambar tersebut dapat kita amati bahwa pada tegangan kerja yang berbeda, akan dihasilkan daya yang berbeda pula. Pada gambar tampak bahwa ketika tegangan PV bekerja pada kisaran 10 V, maka pada irradiasi = 1000 W/m2 daya yang dihasilkan sebesar 75 W. Padahal daya yang seharusnya dapat dikonversi oleh PV menjadi energi adalah sebesar 210 W pada tegangan 29 V.

Daya PV UJ-6 dengan variasi irradiasi 500 s/d 1000 pada suhu 25 ˚C

Gambar 1. Daya PV UJ-6 dengan variasi irradiasi 500 s/d 1000 pada suhu 25 ˚C

 

One thought on “Maximum Power Point Tracking (MPPT) pada Photovoltaic

  1. Pingback: Photovoltaic - Kharisma Adam's blog

Leave a Reply

%d bloggers like this: